search
Sekolah Di Jepang

OHM Studi Jepang: Pendaftaran, Informasi & Konsultasi Sekolah ke Jepang

Tanabata (Festival Bintang)

Date: July 20, 2018 Categories: Tentang Jepang Tags: , , , , , ,

Dari beberapa festival musim panas yang diadakan di Jepang, salah satu yang terkenal adalah festival Tanabata. Tahukah kamu mengenai festival ini?

Sejarah Asal Mula

Tanabata (七夕) juga dikenal sebagai Festival Bintang yang bermula dari Festival Qi Xi di Tiongkok. Festival ini dirayakan secara tahunan di Jepang, Tiongkok, dan Korea. Mulanya, festival ini dirayakan di Jepang pada hari ke-7 bulan ke-7 berdasarkan kalender Lunisolar, sekitar tanggal 8 Agustus atau sebelum perayaan Obon. Tetapi sejak kalender Gregorian digunakan, Tanabata dirayakan pada malam tanggal 7 Juli.

Legenda

Sebenarnya, ada beberapa versi cerita mengenai legenda asal tanabata ini. Berikut cerita versi yang kami ketahui. Perayaan ini sendiri berasal dari Legenda Tanabata yang menceritakan putri Raja Langit (天帝 Tentei), Orihime (織姫 ; bintang Vega) yang pandai menenun dan seorang penggembala sapi bernama Hikoboshi (彦星 ; bintang Altair). Raja Langit memberi izin Hikoboshi untuk menikahi Orihime karena dia rajin bekerja. Tetapi, setelah menikah, pasangan Orihime dan Hikoboshi menjadi bermalas-malasan hingga Raja Langit pun marah lalu memisahkan mereka.

Orihime dan Hikoboshi akhirnya tinggal dipisahkan sungai Amanogawa (天の川 ; galaksi Bima Sakti) dan hanya diizinkan bertemu pada malam hari ke-7 bulan ke-7. Ketika akan bertemu, tidak ada jembatan di sungai. Orihime lalu menangis hingga datanglah sekawanan burung kasasagi menghampiri kedua pasangan yang bersedih itu dan berbaris membentuk jembatan melintasi sungai agar mereka bisa bertemu.

Namun, jika hujan turun, kawanan burung kasasagi itu tidak dapat datang karena sungai akan meluap sehingga Orihime tidak bisa bertemu suaminya dan pasangan itu harus menunggu setahun lagi untuk bertemu. Karenanya, hujan yang turun di hari Tanabata disebut Sairuiu yang konon berasal dari air mata keduanya yang menangis karena tidak bisa bertemu. Karenanya, orang-orang di Jepang akan menulis permohonan supaya pada saat tanabata tidak turun hujan.

 

Source photos dari siswa OHM di Jepang, Ridwan.

OHM Studi Jepang
Ruko Bengawan 69 H lantai 2,
Jl. Bengawan No. 69, Cihapit, Kota Bandung
Office Phone : 022-878-31600
WA/Mobile : 0811-2284-813/0811-2284-814
LINE @ Official : @sekolahdijepang
Email : info@studijepang-ohm.com
www.sekolahdijepang.com

Leave a Reply

Blog Category

Blog Archive